Search

Bank Sentral China Minta Bank Rem Penyaluran Kredit, Kenapa?

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank sentral China mengatakan kepada beberapa bank komersial di Januari untuk memperlambat laju pinjaman mereka, kata beberapa sumber yang mengetahui hal tersebut, Jumat (01/02/2019).

Bank sentral tersebut tengah berusaha mengelola jumlah kredit yang mengalir ke ekonomi.

Dalam panduannya, People's Bank of China (PBOC) juga mengatakan kepada bank-bank bahwa laju dan jumlah pinjaman yang diberikan tidak boleh turun di bawah level dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan pinjaman biasanya kuat di Januari karena bank-bank China cenderung menyalurkan pinjaman lebih banyak di awal tahun (front-loading) demi memenangkan pangsa pasar.


Pada saat yang sama, PBOC telah menyediakan likuiditas yang cukup ke pasar, dan telah mendesak bank selama berbulan-bulan untuk terus memberikan pinjaman kepada perusahaan-perusahaan yang kekurangan uang, khususnya perusahaan-perusahaan swasta yang lebih kecil.

Analis mengatakan menghidupkan kembali pertumbuhan kredit yang lemah akan menjadi kunci memantapkan ekonomi China yang tengah lesu. Namun, para pembuat kebijakan mengawasi dengan seksama demi memastikan pinjaman yang digunakan untuk kegiatan bisnis nyata, bukan spekulasi.

"Injeksi (pinjaman) itu terlalu banyak, dan (kami) perlu mengeremnya," kata salah satu sumber yang dekat dengan bank sentral, seperti dilansir dari Reuters.

Bank Sentral China Minta Bank Rem Penyaluran Kredit, Kenapa?Foto: Infografis/infografis pdb china 2018 tumbuh paling rendah sejak 1990/Aristya Rahadian Krisabella

Kelebihan pertumbuhan pinjaman tidak sesuai dengan permintaan kredit yang efektif dalam ekonomi riil, dan ekspansi berlebih dalam pemberian pinjaman dapat menyebabkan dana mengalir ke area yang tidak diinginkan.

"(Kami) mendapat pemberitahuan melalui telepon. Penyaluran kredit memang sangat kuat, mengingat ada persyaratan peraturan tertentu," kata sumber yang menerima panduan PBOC.

Namun, PBOC belum menanggapi permintaan komentar dari Reuters.


Seorang pejabat bank sentral mengatakan China akan mempertahankan pertumbuhan 'total' pembiayaan sosial yang layak, menambahkan bahwa tingkat likuiditas saat ini dalam sistem perbankan China cukup memadai.

Pada Desember, bank-bank China menyalurkan lebih banyak pinjaman baru dari yang diperkirakan, sehingga penghitungan tahun lalu mencapai rekor US$2,4 triliun.

Namun, penjualan dan laba yang lebih lemah membuat beberapa perusahaan enggan meminjam. OCBC memperkirakan pinjaman korporasi baru pada kuartal keempat hanya setengah dari level yang terlihat dalam sembilan bulan pertama tahun lalu.


Simak video mengenai ekonomi China yang tak lagi perkasa berikut ini.

(prm)

Let's block ads! (Why?)



http://bit.ly/2TqgoKy
February 01, 2019 at 07:45PM

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Bank Sentral China Minta Bank Rem Penyaluran Kredit, Kenapa?"

Post a Comment

Powered by Blogger.