Search

Simak Kabar VIVA dan Erick Thohir sampai Update Akuisisi Holcim

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Januari 2019, Kamis (31/1/2019), dengan penguatan sebesar 1,06% ke level 6.532. Ini adalah pertama kalinya indeks menyentuh level psikologis 6.500 sejak 12 Maret 2018.

Performa IHSG sejalan dengan mayoritas bursa saham utama di kawasan Asia yang juga ditransaksikan menguat: indeks Nikkei naik 1,06%, indeks Shanghai naik 0,35%, Hang Seng naik 1,08%, dan indeks Straits Times naik 0,54%.


Kemarin, ada beberapa peristiwa yang terjadi pada emiten-emiten dan layak disimak oleh investor sebelum perdagangan hari ini, Jumat (1/2/2019), dibuka.

1. Dikabarkan Beli Saham VIVA, Ini Jawaban Erick Thohir
Erick Thohir pemilik kelompok usaha Mahaka Group memberikan respons terkait isu yang menyatakan dirinya membeli saham PT Visi Media Asia Tbk (VIVA), setelah mendapatkan dana segar dari penjualan saham klub FC Internazionale Milano atau Inter Milan.

Saat ditemui di Bursa Efek Indonesia (BEI), Erick menjelaskan bahwa dirinya tidak ikut menjadi pemegang saham di VIVA. Namun Erick mengakui kalau dirinya punya kepemilikan saham di PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), induk usaha ANTV. Mengenai isu yang beredar tersebut, Erik menyebut hal tersebut adalah spekulasi pelaku pasar.

"VIVA kan saya gak ada ikutan, saya kan di ANTV sebagai Dirut dan punya saham di ANTV, di VIVA saya gak punya, kan VIVA udah gak menjabat apa-apa di VIVA," kata Erick, di Jakarta, Kamis (31/01/2019).

2. Tambal Modal, Bank MNC Rights Issue Rp 206,32 M
PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) atau Bank MNC akan menerbitkan saham baru atau rights issue senilai Rp 206,32 miliar.

Bank MNC akan menerbitkan sebanyak 4.126.506.825 saham seri B itu dengan nilai nominal Rp50 per saham baru. Pengeluaran saham ini dilakukan dengan skema Penawaran Umum Terbatas VII (PUT VII) dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Melalui keterangan perusahaan dalam Keterbukaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (31/1/2019), seluruh dana yang diperoleh akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan. Penambahan modal ini dilakukan dalam rangka mendukung target untuk meningkatkan aset produktif, antara lain melalui pemberian kredit, penempatan dana dan pembelian surat berharga.

3. Rencana Erick Thohir 2019 & Buat "Spotify" A La Indonesia
CEO PT Mahaka Media Tbk (ABBA) Erick Thohir menyebut akan mengembangkan bisnis baru menyikapi perubahan lanskap industri media. Erik membeberkan, tahun ini Mahaka Group akan fokus mengembangkan bisnis iklan (billboard) secara digital dan bakal merilis layanan musik berbayar seperti Spotify a la Indonesia.

Hal itu diungkapkan Thohir saat menyampaikan paparannya bertajuk "How To Encounter Industrial Revolution 4.0 Era & How The Result" di BEI, kemarin.
Dijelaskan Thohir, seiring media digital yang kian terus berkembang dan infrastruktur telekomunikasi juga sudah dibangun pemerintah di berbagai daerah di Indonesia, karena itu perusahaan akan fokus menyasar layanan berbasis digital.

4. Refinancing, Intiland Raih Kredit Rp 2,8 T dari 2 Bank
Perusahaan pengembangan properti PT Intiland Development Tbk (DILD) meraih fasilitas kredit sindikasi perbankan senilai Rp 2,8 triliun dari dua bank nasional yakni PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Fasilitas kredit sindikasi itu diberikan dengan tenor 8 tahun, rinciannya dari BBNI sebesar Rp 1,63 triliun atau 58,33% dan dari BBCA sebesar Rp 1,17 triliun (41,67%) dengan tingkat bunga 10,5%.

Direktur Pengelolaan Modal dan Investasi Intiland Archied Noto Pradono mengatakan pemberian fasilitas pembiayaan ini adalah wujud kepercayaan sektor perbankan dan keuangan terhadap prospek usaha Intiland.

5. Resmi! Saham SMCB Dicaplok SMGR, Ada Crossing Rp 12,96 T
Saham PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) hari Kamis resmi dibeli PT Semen Indonesia Tbk (SMGR). Dimana terjadi transaksi tutup sendiri atau di pasar negosiasi (crossing) senilai Rp 12,96 triliun.

Crossing saham ini difasilitasi BNI Sekuritas dan HSBC Sekuritas pada harga per saham senilai Rp 2.097/saham.

Transaksi ini merupakan tindak lanjut dari akuisisi saham Holcim oleh Semen Indonesia yang sudah disepakati November silam. Dalam pernyataan resmi Semen Indonesia disebutkan nilai transaksi terhadap 80,6% saham Holcim Indonesia sebesar US$ 917 juta atau setara Rp 13,47 triliun.

(prm)

Let's block ads! (Why?)



http://bit.ly/2DLQHyF
February 01, 2019 at 03:03PM

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Simak Kabar VIVA dan Erick Thohir sampai Update Akuisisi Holcim"

Post a Comment

Powered by Blogger.