Jakarta, CNBC Indonesia - Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) optimis penerapan sistem digitalisasi dalam sistem pasar modal akan aman, dimana penggunaan sistem e-proxy maupun e-voting sebelum digunakan telah dipastikan lolos audit IT Security Independent.
Seperti apa upaya KSEI menjaga keamanan dalam sistem digitalisasi? dan seperti apa persiapan peluncuran produk akses mobile? Selengkapnya saksikan dialog Anneke Wijaya dengan Direktur Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Alec Syafruddin dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Kamis, 28/11/2019).
Let's block ads! (Why?)
https://ift.tt/34DFPOm
December 01, 2019 at 03:50PM
Bagikan Berita Ini
Related Posts :
Dampak Shutdown AS, Jumlah IPO di Wall Street Anjlok 70%
Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar sekunder saham memang sedang membara pada tahun 2019, dimana reli W… Read More...
Trump dan Jinping Bertemu Maret, China Beli Produk AS US$ 1,2 T
Jakarta, CNBC Indonesia - Jelang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China Xi J… Read More...
Janji Prabowo untuk PNS: Gaji dan THR Lebih Besar
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menilai imb… Read More...
Boseh: Antara Model Bisnis Startup dan Subsidi Pemkot Bandung
Jakarta, CNBC Indonesia - Keberadaan Boseh (bike sharing ala Bandung) merupakan komitmen yang kuat … Read More...
Masih Labil, Tapi Harga Batu Bara Naik 0,21% Pekan Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Pergerakan harga batu bara selama sepekan ini cenderung terbatas.
Pada pe… Read More...
0 Response to "KSEI: Sistem Digitalisasi e-Proxy dan e-Voting Akan Aman"
Post a Comment