Jumlah itu setara dengan dua kali target penerimaan perpajakan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia untuk tahun ini yang mencapai Rp 1.786,4 triliun.
Nilai uang tunai tersebut naik 3% dibandingkan kuartal sebelumnya ketika raksasa teknologi asal Amerika Serikat (AS) itu melaporkan kepemilikan uang tunai hingga US$237,1 miliar.
Setahun yang lalu Apple mengatakan akan memberikan kontribusi sebesar US$350 miliar ke AS dalam lima tahun ke depan, sebagian karena undang-undang pajak yang baru. Bagian dari kontribusi ini akan datang melalui pajak atas uang tunai yang direpatriasi, kata perusahaan, dilansir dari CNBC International.
Foto: Infografis/Gaji Bos Apple/Edward Ricardo |
Apple juga menginvestasikan US$1 miliar untuk membangun kampus baru di Austin, Texas, bagi 5.000 karyawan baru, dengan total kapasitas 15.000.
Ketika mengumumkan kampus baru pada bulan Desember, Apple mengatakan akan menambah situs baru dan menambah lebih dari 1.000 karyawan di Seattle, San Diego dan Culver City, California, selama tiga tahun ke depan.
Apple juga mengatakan pada saat itu akan memperluas operasinya yang ada di Boulder, Colorado; Portland, Oregon; New York, Pittsburgh dan Boston.
Untuk kuartal terakhir tahun lalu, perusahaan pimpinan Tim Cook itu mengumumkan laba per saham atau earnings per share (EPS) US$4,18 dibandingkan US$4,17 yang diperkirakan konsensus Refinitiv.
Pendapatan raksasa teknologi ini mencapai US$84,3 miliar, lebih tinggi dibandingkan perkiraan US$83,97 miliar. Namun, pendapatan dari penjualan iPhone hanya mencapai US$51,98 miliar atau di bawah estimasi US$52,67 miliar.
(prm)http://bit.ly/2Tnpfg3
January 30, 2019 at 06:42PM
Bagikan Berita Ini
Foto: Infografis/Gaji Bos Apple/Edward Ricardo
0 Response to "Apple Pegang Uang Tunai Rp 3.460 T, 2 Kali Target Pajak RI!"
Post a Comment