Search

Dolar AS Melemah, Harga Emas Kembali Terkatrol

Jakarta, CNBC Indonesia - Pagi hari ini (16/1/2019) hingga pukul 9:15 WIB, harga emas di pasar berjangka kontrak Februari 2019 menguat tipis sebesar 0,04% di posisi US$ 1.289/troy ounce, setelah sebelumnya juga ditutup melemah 0,22% pada perdagangan kemarin (15/1/2019).

Meski begitu, Secara mingguan harga emas tergerus 0,12% secara point-to-point, sedangkan performa tahunan komoditas ini tercatat minus 3,49%.


Turunnya harga emas kemarin dipengaruhi oleh menguatnya nilai dolar Amerika Serikat. Hal ini terlihat dari nilai Dollar Index (DXY) yang menguat 0,45% kemarin. Nilai DXY menyatakan posisi greenback dihadapan 6 mata uang utama dunia. Saat dolar menguat, harga emas memang akan cenderung turun, karena membuat harga emas menjadi lebih mahal untuk pemegang mata uang lain.

Namun, pagi ini nilai DXY terkoreksi 0,16%. Sebab, pelaku pasar masih melihat potensi gonjang-ganjing perekonomian dunia.

Hal ini menyusul ditolaknya proposal Brexit usulan pemerintah Inggris. Tanpa adanya kesepakatan Brexit (No Deal Brexit), perekonomian negeri Ratu Elizabeth berpotensi terguncang.

Bila perekonomian Inggris terguncang, dampaknya bisa mempengaruhi perekonomian dunia. Pasalnya, Inggris merupakan negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ke-3 dunia, yang mana mitra dagangnya hampir seluruh dunia.

TIM RISET CNBC INDONESIA

(taa/roy)

Let's block ads! (Why?)



http://bit.ly/2Croxao
January 16, 2019 at 04:30PM

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Dolar AS Melemah, Harga Emas Kembali Terkatrol"

Post a Comment

Powered by Blogger.