Melansir kuotasi pasar spot dari MetaTrader 4 yang merupakan penyedia platform transaksi forex terkemuka dunia, pound kini diperdagangkan di level 1,28442/dolar AS, setelah sempat tertekan di level 1,26683/dolar AS.
Foto: GBPUSD M30 (MetaTrader 4) |
Di sisi lain, dolar AS justru perkasa melawan Euro. Euro kini diperdagangkan di level 1,14022/dolar AS. Padahal, Euro sempat memukul mundur greenback ke level 1,14538.
Foto: EURUSD M30 (MetaTrader 4) |
Pound berhasil mengalahkan dolar AS pada hari ini seiring dengan diajukannya pelaksanaan pemungutan suara atas mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Perdana Menteri Inggris Theresa May oleh Pimpinan Partai Buruh Jeremy Corbyn. Pemungutan suara akan dilakukan pada hari ini waktu setempat (dini hari waktu Indonesia).
Langkah ini diambil Corbyn setelah May menelan kekalahan telak 432 berbanding 202 dalam pemungutan suara di parlemen terkait proposal Brexit yang diajukannya.
Jika May sampai dilengserkan, Corbyn berpotensi membentuk pemerintahan yang baru dan jika ini yang terjadi, diyakini bahwa Uni Eropa akan mau membuka kembali negosiasi lantaran pemerintahan sudah berganti dengan yang baru. Ada harapan bahwa Brexit bisa berjalan dengan mulus sehingga pound mendapatkan tenaga untuk bangkit.
Lemahnya prospek perekonomian membuat pelaku pasar lebih memilih untuk melepas euro dan memeluk dolar AS.
TIM RISET CNBC INDONESIA
(ank/prm)
http://bit.ly/2HeTHHU
January 16, 2019 at 06:29PM
Bagikan Berita Ini
Foto: GBPUSD M30 (MetaTrader 4)
Foto: EURUSD M30 (MetaTrader 4)
0 Response to "Keok Lawan Pound tapi Dolar AS Perkasa di Depan Euro, Kenapa?"
Post a Comment