"Pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu," kata Basuki melalui keterangan tertulis yang dikutip CNBC Indonesia, Minggu (27/1/2019).
![]() |
"Baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur yang telah disusun oleh Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah," lanjutnya.
Dikatakan, Labuan Bajo kini lebih siap melengkapi destinasi wisata selain Pulau Komodo, Pulau Rinca dan Pulau Tidar. Dia menjelaskan, Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya telah membelanjakan anggaran sebesar Rp 40,35 miliar sepanjang 2017-2018.
![]() |
Anggaran tersebut digunakan untuk penataan kawasan di 4 lokasi yakni Kampung Ujung, Kampung Air, Kampung Tengah dan Pulau Komodo. Secara spesifik, pembangunan meliputi pusat wisata kuliner Kampung Ujung, pembangunan jalan lingkungan di Kampung Tengah, Pedestrian Jalan Soekarno Hatta, dan penerangan jalan umum, dan embangunan Jembatan di Promenade Kampung Air.
Selain itu, di sejumlah titik dibangun pula gerbang, sculpture Komodo, bangunan ticketing, shelter pengunjung, toilet dan signage. Selanjutnya juga jaringan air bersih ke Pelabuhan, pekerjaan sanitasi berupa pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan kapasitas 170 m3/hari.
Asal tahu saja, KSPN Labuan Bajo merupakan satu dari 10 'Bali Baru' yang dikembangkan Pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara yang ditargetkan sebanyak 20 juta orang pada tahun 2019. Sektor pariwisata diharapkan menjadi sektor andalan untuk mendatangkan devisa, membuka lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal.
![]() |
http://bit.ly/2Ulq60P
January 27, 2019 at 09:13PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Percantik Labuan Bajo, Ini Gebrakan Menteri PUPR"
Post a Comment