Trump mengatakan dalam kicauan di Twitter Minggu (5/5/2019) siang waktu setempat bahwa tarif 10% atas barang-barang China saat ini yang bernilai US$200 miliar akan naik menjadi 25% pada Jumat. Dia juga mengancam "tak lama lagi" akan mengenakan bea masuk tambahan terhadap barang-barang China senilai US$325 miliar.
![]() |
Wakil Perdana Menteri China Liu He telah berencana membawa delegasi besar ke Washington pada Rabu ini untuk menyelesaikan kesepakatan perdagangan, dan telah ada pembicaraan dalam beberapa hari terakhir bahwa sepertinya perjanjian dagang dapat tercapai.
Sebagai gantinya, dua sumber yang mengikuti perundingan itu mengatakan pihak China mungkin akan mundur dari negosiasi yang dijadwalkan di Washington minggu ini, dilansir dari CNBC International.
Hal ini terjadi menyusul ancaman baru Trump, kata mereka, yang mengabaikan gencatan senjata selama enam bulan setelah Beijing mengacuhkan beberapa komitmen yang telah dibahas sebelumnya.
Satu sumber mengatakan, wakil perdana menteri China kemungkinan akan membatalkan perjalanan yang telah ia rencanakan untuk dirinya sendiri dan delegasi sejumlah 100 orang untuk menghadiri putaran terakhir perundingan yang sebelumnya dikatakan pejabat AS dapat menghasilkan kesepakatan. Pejabat China pernah membatalkan kunjungannya pada akhir September 2018 dalam kondisi yang sama.
Sumber kedua mengatakan, keputusan Trump untuk menggandakan tarif lebih dari US$200 miliar dimaksudkan untuk mengirim pesan kepada Liu agar tidak datang ke AS dengan lebih banyak "tawaran kosong."
Gedung Putih, Departemen Keuangan, dan kantor Perwakilan Dagang AS belum dapat menanggapi permintaan komentar dari CNBC International. (prm)
http://bit.ly/2Y8fLra
May 06, 2019 at 06:54PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Trump Ancam China, Nego Dagang Pekan Ini Terancam Batal"
Post a Comment