
Chief Food Officer Gojek Group Chaterine Hindra Sutjahyo mengatakan sejak diperkenalkan pada 2015, Go-Food telah berkembang menjadi layanan pengantar makanan online terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Go-Food telah menggandeng lebih dari 400 ribu merchant, yang 96% diantaranya adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
"Go-Food juga memberikan kontribusi yang signifikan pada perekonomian Indonesia, yaitu sebesar Rp 18 triliun, menurut hasil riset Lembaga Demografi FEB UI (LD FEB UI) baru-baru ini," kata Chaterine, Selasa (23/04/2019).
Apalagi ada layanan non tunai Go-Pay dan 87% merchant bergabung karena teknologi keamanan Go-Food yang canggih, khususnya dengan menjamin transaksi dengan PIN antara mitra restoran dan mitra driver.
"Hasil riset ini mengatakan bahwa 87% merchant menilai layanan Go-Food lebih terpercaya dan lebih aman dibandingkan dengan kompetitor. Bahkan 90% merchant bergabung dengan Go-Food karena sudah hadir lebih lama di Indonesia," jelas Chaterine.
"Melihat kepercayaan mitra dan konsumen dalam memanfaatkan teknologi, kami yakin GO-FOOD tidak hanya dapat terus memimpin pasar Indonesia, tapi juga memperkuat posisinya di Asia Tenggara," lanjut Catherine.
Tonton Go-Food Diklaim Minimal 4 Kali Lebih Besar dari Kompetitornya
(dob)
http://bit.ly/2DoWR7h
April 23, 2019 at 11:10PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Go-Food Klaim 4 Kali Lebih Besar Dibanding Kompetitor"
Post a Comment