"Itu dituduh antek asing, yang mana? Akhir 2018 yang namanya Freeport, tambang terbesar di dunia dikelola oleh Freeport McMoran Amerika Serikat kita sudah pegang mayoritas 51%," kata Jokowi, saat kampanye di Kota Probolinggo, Jawa Timur, Rabu (10/4/2019).
Foto: Presiden RI Joko Widodo bersama para menteri dan bos Freeport (Ist) |
Jokowi bahkan bercerita saat ingin mengakuisisi 51% saham Freeport, pemerintah sempat ditakut-takuti oleh oknum tertentu. Ia ditakut-takuti jika nekat ambil Freeport, Papua akan pecah dan terguncang.
"Hati-hati kalau mau ambil Freeport, seperti apa? Kalau berani ambil Freeport, Papua akan goncang. Saya ke Papua kok biasa saja, tidak masalah," ceritanya.
Ia melanjutkan, dalam merebut Freeport ia menugaskan tiga menteri sekaligus. Dan, sempat ditanya apakah tetap akan melanjutkan niatannya mengakuisisi tambang emas raksasa di Papua itu. "Saya jawab teruskan, yah nyatanya kita bisa ambil 51%."
Dalam proses akuisisi, ia juga bertemu dengan Presiden Amerika Serikat. Mulai dari Barrack Obama dan Donald Trump. Sewaktu bertemu dengan keduanya, tidak ada sama sekali yang menyinggung soal Freeport atau mengancamnya.
"Tidak singgung-singgung juga, berarti hanya nakut-nakuti saya saja. Itu urusan bisnis. Tapi yang dulu ditakut-takuti , tidak ada yang masalahkan itu."
Saksikan video detik-detik jatuhnya Freeport ke tangan RI
[Gambas:Video CNBC]
http://bit.ly/2UFLnXb
April 11, 2019 at 12:04AM
Bagikan Berita Ini
Foto: Presiden RI Joko Widodo bersama para menteri dan bos Freeport (Ist)
0 Response to "Jokowi Sempat Diancam Papua Pecah Jika Akuisisi Freeport!"
Post a Comment