Pada pukul 15:16 WIB, euro diperdagangkan di kisaran 1,1280 terhadap dolar AS dan di kisaran 125,32 terhadap yen.
Saat mengumumkan kebijakan moneter Rabu (11/4/19), Presiden ECB Mario Draghi menyatakan melambatnya perekonomian zona euro diperkirakan akan berlangsung sepanjang tahun ini, dan ECB akan menahan suku bunga 0% serta siap menggelontorkan stimulus jika diperlukan.
Penguatan euro pada hari ini sepertinya mendapat keuntungan dari tekanan yang dialami dolar AS akibat sikap dovish The Fed yang terlihat dari rilis risalah rapat kebijakan moneter dini hari tadi.
Analisis Teknikal EUR/USD
Grafik: EUR/USD Time Frame 30 Menit Sumber: MetaTrader 5 |
Pada time frame EUR/USD bergerak di atas Moving Average (MA) 8 (garis merah), 21 (garis hijau), dan 125 (garis biru). Indikator MACD berada di wilayah positif, sementara Stochastic bergerak mendatar.
EUR/USD terlihat bergerak dekat support 1,1275, selama bertahan di atas level tersebut peluang kenaikan ke area 1,1300 menjadi terbuka. Penembusan di atas area tersebut akan membawa harga naik ke area 1,1238.
Analisis Teknikal EUR/JPY
Grafik: EUR/JPY Time Frame 30 Menit Sumber: MetaTrader 5 |
Posisi indikator pada EUR/JPY mirip dengan EUR/USD. Pasangan mata uang ini terlihat menguji resisten di kisaran 125,43, penembusan di atas area tersebut akan membawa harga naik ke area 124,75.
Sementara jika gagal menembus resisten tersebut EUR/JPY berpeluang turun ke area 125,15.
TIM RISET CNBC INDONESIA
(pap/prm)
http://bit.ly/2Z4mAeM
April 11, 2019 at 11:33PM
Bagikan Berita Ini
Grafik: EUR/USD Time Frame 30 Menit Sumber: MetaTrader 5
Grafik: EUR/JPY Time Frame 30 Menit Sumber: MetaTrader 5
0 Response to "Masih Kuat Naik Lagi, Euro?"
Post a Comment