Executive Director Grab Ongki Kurniawan mengatakan Grab akan meluncurkan platform layanan kesehatannya pada kuartal II-2019 atau di awal kuartal III-2019. Setelah layanan itu diluncurkan, para pengguna Grab akan bisa berkonsultasi secara online untuk penyakit ringan.
"Nantinya dokter akan dibantu dengan kecerdasan buatan (artificial intelligent), jadi nanti biasanya dokter hanya bisa menangani 20-30 pasien, nanti bisa lebih dari itu. Di China, dokter bisa melayani hingga 500 pasien," ucap Ongki (25/4/2019).
Grab berharap dapat membantu masyarakat mengakses layanan kesehatan yang terjangkau dengan mudah. Dalam roadmap Grab dijelaskan bahwa layanan itu nantinya termasuk untuk pemberian resep hingga pengantaran obat.
![]() |
"Kalau regulasinya, dibolehkan untuk e-consultant dan e-prescription hingga pengantaran. Hal ini bisa menambah pendapatan mitra pengemudi juga," ucapnya beberapa waktu lalu.
Ongki mengatakan latar belakang dibentuknya aplikasi ini adalah sebagai bagian dari ambisi Grab menjadi super app sehingga bisa sejalan dengan diluncurkannya layanan lain, seperti streaming video dan pemesanan tiket perjalanan.
"Yang sudah kami announce sebelumnya adalah JV kami dengan Ping An Good Doctor untuk layanan ini, dan Indonesia akan jadi market pertama dan utama kami," ucap Ongki.
Saksikan video ekspansi berbagai aplikasi dan perusahaan ke dunia layanan kesehatan berikut ini.
(prm)
http://bit.ly/2H4lx6q
May 06, 2019 at 01:22AM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Grab Kembangkan Layanan Kesehatan Bareng Asuransi China"
Post a Comment