Search

Hasil Rekalibrasi, Fitch Revisi Peringkat 8 Perusahaan

Jakarta, CNBC Indonesia - Lembaga pemeringkat global asal Amerika Serikat (AS), Fitch Ratings akhir Maret menyampaikan hasil kalibrasi ulang (recalibration) peringat surat utang jangka panjang delapan lembaga keuangan Indonesia.

Rekalibrasi dilakukan demi memberi cerminan lebih baik terhadap perubahan kelayakan kredit relatif di antara penerbit utang asal Indonesia, setelah Fitch Ratings meningkatkan peringkat utang pemerintah menjadi BBB dari BBB- pada 20 Desember 2017.


Fitch kemudian merevisi peringkat surat utang jangka panjang nasional PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) dari sebelumnya AA- (idn) menjadi A + (idn). Adapun, program utang direvisi menjadi F1 dari sebelumnya F1 +.

"Pandangan kami bahwa perusahaan bergantung pada sumber pendanaan wholeshale seperti obligasi, mirip dengan perusahaan pembiayaan dan leasing lainnya di Indonesia," tulis Fitch Rating.

Selain itu, Fitch juga merevisi peringkat surat utang jangka pendek nasional pada PT Astra Sedaya Finance (ASF) dan BFI Finance karena kedua perusahaan tersebut tidak berniat untuk menerbitkan instrumen jangka pendek. Berikut rincian revisi Rating Fitch:

Astra Sedaya Finance (ASF)
Peringkat jangka panjang nasional direvisi menjadi 'AA + (idn)' dari sebelumnya 'AAA (idn) dengan Outlook Stabil. Adapun, peringkat jangka pendek nasional ditegaskan layak investasi di di 'F1 + (idn)'.

Untuk peringkat jangka panjang nasional pada program obligasi senior dan tahapan di bawah program direvisi menjadi AA + (idn) dari sebelumnya AAA (idn). Sedangkan, peringkat jangka pendek nasional ditetapkan layak investasi atau F1 + (idn) pada program obligasi senior.

PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIS)
Peringkat jangka panjang nasional direvisi menjadi AA (idn) dari sebelumnya AA + (idn) dengan outlook Stabil. Peringkat jangka pendek nasional ditegaskan di F1 + (idn) atau layak investasi. Sedangkan, peringkat sukuk subordinasi nasional direvisi menjadi A (idn) dari sebelumnya dari A + (idn).

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
Fitch merevisi peringkat jangka panjang nasional BMRI menjadi AA + (idn) dari sebelumnya AAA (idn) dengan outlook Stabil. Peringkat jangka pendek nasional ditegaskan di F1 + (idn), atau layak investasi.

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR)
Peringkat Jangka Panjang Nasional direvisi menjadi A + (idn) dari AA- (idn) dengan outlook Stabil.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI)
Peringkat jangka panjang nasional direvisi menjadi AA + (idn) dari sebelumnya AAA (idn) dengan Outlook Stabil. Peringkat jangka pendek nasional ditegaskan di F1 + (idn).

PT BFI Finance Tbk (BFIN)
Peringkat jangka panjang nasional direvisi menjadi A + (idn) dari peringkat sebelumnya AA- (idn) dengan outlook Stabil. Peringkat jangka pendek nasional diturunkan menjadi F1 (idn) dari sebelumnya F1 + (idn).

Untuk peringkat jangka panjang nasional pada program obligasi senior dan tahapan di bawah program direvisi menjadi A + (idn) dari AA- (idn) dan peringkat jangka pendek nasional untuk program obligasi senior diturunkan ke F1 (idn) dari sebelumnya F1 + (idn).

PT Federal International Finance (FIF)
Peringkat jangka panjang nasional direvisi menjadi AA + (idn) dari sebelumnya AAA (idn) dengan outlook stabil. Adapun, peringkat jangka pendek nasional ditegaskan di F1 + (idn) atau layak investasi, sedangkan, program obligasi senior tanpa jaminan Rupiah dan tahapan dalam program direvisi menjadi AA + (idn) dari sebelumnya AAA (idn).

PT Mandiri Tunas Finance (MTF)
Peringkat jangka panjang nasional direvisi menjadi AA- (idn) dari sebelumnya AA (idn) dengan outlook stabil. Peringkat jangka pendek nasional ditegaskan di F1 + (idn) atau layak investasi.

Pada Februari lalu, Fitch Ratings sudah menyampaikan akan mengalibrasi ulang (rekalibrasi) skala peringkat nasional Indonesia yang dapat mengurangi jumlah emiten korporasi domestik yang berperingkat AAA(idn).

"Kami memprediksi adanya penurunan jumlah emiten efek utang berperingkat AAA(idn) setelah rekalibrasi selesai, yang diprediksi rampung pada akhir Februari, sebagai hasil dari perubahan peringkat kredit di Indonesia," ujar Direktur PT Fitch Ratings Indonesia Eddy Hanbali dalam risetnya kutip Reuters  Senin (4/2/19). 

Peringkat berskala nasional dibuat Fitch Ratings untuk menunjukkan risiko dari penerbit efek utang di pasar tertentu guna membantu investor lokal membedakan risiko. (hps)

Let's block ads! (Why?)



http://bit.ly/2UkOtAv
April 05, 2019 at 09:39PM

Bagikan Berita Ini

1 Response to "Hasil Rekalibrasi, Fitch Revisi Peringkat 8 Perusahaan"

  1. Nama saya SHARON LOGAN, saya dari Washington, DCUSA, saya ingin menggunakan media ini untuk menulis kepada orang-orang di internet yang membutuhkan pinjaman nyata, bahwa jika Anda memerlukan pinjaman tanpa ditipu berlaku dari perusahaan pinjaman karina roland adalah perusahaan yang tepat untuk melamar dari saya seorang guru. Saya ditipu 2 kali oleh perusahaan palsu yang ingin menjadi pemberi pinjaman tetapi pada akhirnya scammed, tetapi sekarang saya tidak lagi khawatir karena karina ronad telah membantu saya jadi jika Anda memerlukan pinjaman mendesak untuk melakukan proyek atau bisnis apa pun yang akan membuat perusahaan ini tersenyum di wajah Anda. Saya juga telah memperkenalkan sebagian besar teman saya ke perusahaan ini dan hanya 2 teman saya yang mengatakan kepada saya bahwa mereka telah menerima pinjaman di sana, salah seorang teman saya menerima pinjaman $ 39.000,00 dolar dan yang lain dari teman saya menerima jumlah $ 65.000,00 dolar sehingga siapa pun yang membutuhkan pinjaman online berlaku dari perusahaan ini dan Anda akan yakinlah, karena perusahaan ini sangat membantu dan Tuhan akan terus menggunakannya untuk membantu orang yang membutuhkan pinjaman. Jika Anda memerlukan pinjaman online, lamar dari perusahaan ini dan hubungi mereka melalui ini berarti alamat email karinarolandloancompany@gmail.com atau whatsapp hanya +1 (312) 8721-592 dan Anda juga dapat menghubungi saya melalui email sharonlogan023@gmail.com untuk informasi lebih lanjut , Terima kasih semua.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.