Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat di kurs tengah Bank Indonesia (BI). Namun di perdagangan pasar spot, rupiah tidak seberuntung itu. Pada Jumat (24/5/2019), kurs tengah BI atau kurs acuan Jakarta Interbank Spot Dollar Rate/Jisdor berada di Rp 14.451. Rupiah menguat 0,43% dibandingkan posisi hari sebelumnya. Sementara di pasar spot, nasib rupiah agak apes. Pada pukul 10:00 WIB, US$ 1 dibanderol Rp 14.460. Rupiah melemah tipis 0,03% dibandingkan penutupan perdagangan hari sebelumnya. Seiring perjalanan pasar, depresiasi rupiah semakin dalam. Pada pukul 10:05 WIB, US$ 1 setara dengan Rp 14.465 di mana rupiah melemah 0,07%. Padahal kala pembukaan pasar, rupiah masih menguat 0,14%. Namun rupiah tidak lama bertahan di zona hijau, penguatannya habis dan terpaksa berjalan di jalur merah.
Sebenarnya pelemahan rupiah bisa dimaklumi, karena mayoritas mata uang Asia (yang juga sempat menguat) ikut melemah. Selain rupiah, ada yuan China, rupee India, won Korea Selatan, peso Filipina, dan dolar Singapura yang juga terdepresiasi.
Namun rupiah menjadi salah satu mata uang terlemah di Benua Kuning. Rupiah menempati posisi ketiga dari bawah, hanya lebih baik dari peso dan won.
Berikut perkembangan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama Asia pada pukul 10:08 WIB:
(BERLANJUT KE HALAMAN 2)
(aji/aji)
Let's block ads! (Why?)
http://bit.ly/2HPpAnu
May 24, 2019 at 05:28PM
Bagikan Berita Ini
Related Posts :
Harga Minyak Tertolong Stok OPEC dan Venezuela
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak mentah dunia kembali memiliki energi untuk naik pada perdaga… Read More...
BI: Rupiah Masih Bisa Menguat Lagi
Jakarta, CNBC Indonesia - Nilai tukar rupiah pada perdagangan kemarin, Kamis (31/1/2019), mene… Read More...
Belanja Saham Apa Hari Ini? Simak Saham Pilihan Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,06% dari level … Read More...
Perundingan China-AS Lancar, Harga SUN Bisa Lanjut Naik
Jakarta, CNBC Indonesia - Harga surat utang negara (SUN) atau obligasi pemerintah dalam denominasi … Read More...
IHSG Masih Punya Tenaga, Mau Menguji Level 6.600Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan bulan Januari 20… Read More...
0 Response to "Rupiah Kuat di Kurs Tengah BI, Terlemah Ketiga Asia di Spot"
Post a Comment