Search

Sepi, Mal di Jakarta Ini 'Hijrah' Jadi Pusat Kajian Agama

Jakarta, CNBC Indonesia- Beberapa pecinta belanja tentu mengenal dengan baik Pasaraya Blok M. Pusat perbelanjaan yang berdiri sejak 1974 ini pernah menjadi primadona toko barang mewah pada zamannya. 

Tidak hanya itu, lokasi yang strategis dan keragaman produk lokal menjadikan mal ini masih sering disambangi pengunjung. Namun, siapa sangka banyaknya mal baru di sekitarnya membuat pengunjung memilih ke mal lain.


Bahkan department store terbesar di Indonesia ini kini telah sedikit beralih fungsi. Ya, selain menjadi lokasi belanja,  mal yang berdiri diatas luas 100.000 meter persegi ini telah menjadi pusat kajian.

Berada di lantai 5, Pasaraya Blok M memiliki Masjid Al Latief yang kini menjadi kebanggaan mal tersebut. Tidak seperti tempat ibadah di pusat perbelanjaan lainnya, Pasaraya Blok M menghadirkan masjid megah di lantai bangunan tersebut. 

Menurut salah satu penjaga masjid bernama Iwan, masjid ini berubah menjadi tempat kajian. Hal tersebut terjadi setiap hari Selasa dan Rabu setiap pekannya hingga menjelang Dzuhur

"Setiap hari Selasa dan Rabu tiap minggu hingga Dzuhur, ada kajian rutin dengan berbagai materi," kata Iwan kepada CNBC Indonesia di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (22/2/2019).

Dia menuturkan bahwa kajian itu dimulai pada pukul 10.00 WIB. Bahkan saat pintu mal masih tertutup, puluhan pengunjung sudah ramai  menunggu untuk mengikuti kajian.

Masjid Al Latief pun tak pernah sepi, setiap waktu solat banyak dari para pekerja mal hingga karyawan area kantor beribadah di masjib tersebut. Bila dilihat masjid ini memiliki desain yang modern dan megah penuh kaligrafi Al-quran berwarna emas. 

Saksikan video tentang mal-mal di Jakarta yang lesu dalam beberapa tahun terakhir di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]
(gus)

Let's block ads! (Why?)



https://ift.tt/2To6vR8
March 04, 2019 at 02:11AM

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Sepi, Mal di Jakarta Ini 'Hijrah' Jadi Pusat Kajian Agama"

Post a Comment

Powered by Blogger.