Search

Rupiah Perkasa, Saham-saham Bank BUKU 4 Jadi Primadona

Jakarta, CNBC Indonesia - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kami ini, (4/4/2019), terbilang oke. Dibuka menguat 0,21%, IHSG tak pernah merasakan pahitnya zona merah hingga 45 menit sebelum perdagangan sesi 1 berakhir.

Pada pukul 11:15 WIB, data Bursa Efek Indonesia mencatat IHSG menguat 0,13% ke level 6.484,19.

Secara sektoral, sektor jasa keuangan menjadi motor utama penggerak IHSG. Indeks sektor jasa keuangan terapresiasi sebesar 1,03%. Apresiasi sektor jasa keuangan terjadi seiring dengan aksi beli atas saham-saham yang masuk dalam kategori BUKU 4 (bank dengan modal inti di atas Rp 30 triliun).

Harga saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) melejit 2,01%, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 1,93%, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menguat 1,86%, PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) menguat 0,91%, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 0,73%.


Optimisme terkait damai dagang AS-China berhasil memantik aksi beli atas saham-saham bank BUKU 4.

Gedung Putih menyampaikan bahwa Presiden AS Donald Trump berencana bertemu dengan Liu He pada hari Kamis (4/4/2019) waktu setempat. Hal ini lantas semacam mengonfirmasi pernyataan dari Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow bahwa negosiasi dagang kedua negara sejauh ini berjalan dengan baik.

"Wakil Perdana Menteri Liu dan timnya akan berada di Washington selama 3 hari, atau mungkin lebih," papar Kudlow dalam acara yang digelar Christian Science Monitor, Rabu (3/4/2019), mengutip Reuters.

"Kami akan membahas isu yang belum pernah disentuh sebelumnya, termasuk penegakan hukum. Semua berjalan baik, semua mengarah ke jalan yang benar, tetapi kita memang belum sampai di tujuan. Kami berharap kita bisa lebih dekat ke tujuan pada pekan ini," katanya lagi.

Sebagai informasi, negosiasi dagang yang digelar di Washington pada pekan ini merupakan lanjutan dari negosiasi pada pekan lalu yang digelar di Beijing.

Jika kesepakatan dagang benar bisa dicapai, tentu perekonomian AS dan China, berikut perekonomian dunia, akan bisa dipacu untuk melaju lebih kencang.

Ketika ini yang terjadi, ada peluang bahwa permintaan kredit di tanah air akan terkerek naik dan memompa pendapatan bank-bank BUKU 4.

(ank/tas)

Let's block ads! (Why?)



https://ift.tt/2IcSU9k
April 04, 2019 at 06:46PM

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Rupiah Perkasa, Saham-saham Bank BUKU 4 Jadi Primadona"

Post a Comment

Powered by Blogger.