Adapun Kanwil Pajak besar berkontribusi sebesar 31% dari keseluruhan penerimaan pajak Indonesia. Jadi, para pengusaha tersebut memiliki peran penting untuk mendorong penerimaan pajak tahun ini.
Dalam sambutannya, Sri Mulyani meyakinkan para pengusaha bahwa uang pajak yang dikumpulkan digunakan untuk membangun perekonomian Indonesia menjadi lebih produktif.
"Hasil pajak anda digunakan untuk pembangunan Indonesia. Pertumbuhan tinggi meski situasi 2018 tidak mudah. Kita tumbuh 5,17%. Kita gunakan pajak untuk stimulasi ekonomi Indonesia," ungkap Sri Mulyani di Kantor Pajak Besar, Rabu (13/3/2019).
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menjabarkan, sejak 2015 hingga 2018 sudah banyak hasil yang dicapai pemerintah dari uang pajak masyarakat. Mulai dari pembangunan jalan tol hingga transportasi umum MRT.
"Kami bangun 41 ribu meter jembatan dan jalan baru dan juga 782 km jalan tol yang sudah bisa digunakan untuk membantu mudik nanti. Ada juga 10 bandara baru dan 10 lokasi pariwisata prioritas, 735 km reaktivasi jalur ganda kereta api. Kemudian pembangunan MRT dan LRT dan 1 juta rumah dari uang pajak 2015-2018," jelasnya.
![]() |
Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha harus terus dijalin untuk mengembangkan Indonesia. Selain itu, juga untuk mendorong pencapaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3% di tahun ini.
"Kami janji kumpulkan pajak untuk menggerakkan ekonomi Indonesia lebih baik lagi. Untuk itu kami akan terus undang bapak ibu untuk memberikan feedback ke kami baik dari sisi pelayanan, policy, regulasi. Kami akan sangat terbuka menerima masukan dari dunia usaha karena tugas kami untuk menjadikan ekonomi Indonesia berkembang dengan baik. Sekali lagi terimakasih kanwil LTO dan tahun ini harus tercapai targetnya," tutup Sri Mulyani.
(dru)
https://ift.tt/2F11wwr
March 13, 2019 at 07:58PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Di Depan Crazy Rich, Sri Mulyani Ungkap Penggunaan Uang Pajak"
Post a Comment