Berdasarkan sentimen pasar dan hasil analisis secara teknikal, Tim Riset CNBC Indonesia memprediksi IHSG akan kembali menguat bahkan berpotensi finish di atas 6.500.
Bursa saham di Wall Street, Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan lalu yang ditutup menguat berpotensi memberikan angin segar bagi bursa Asia. Indeks Dow Jones naik 0,54%, S&P 500 terangkat 0,49%, dan Nasdaq Composite bertambah 0,76%.
Pasar masih optimistis terhadap perundingan dagang antara AS-China akan berakhir dengan baik. Akhir pekan lalu, kantor berita Xinhua melaporkan bahwa Wakil Perdana Menteri China Liu He kembali menelepon ke Washington untuk berbicara dengan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Kepala Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer.
Menurut seorang sumber, pembicaraan tersebut berlangsung konstruktif dan ada kemajuan signifikan. Tidak dijelaskan secara rinci isi dari percakapan itu.
Dari dalam negeri, IHSG mengalami reli tiga hari beruntun. Investor berbondong-bondong masuk kembali ke pasar saham, transaksi kemarin terlihat menggelembung hingga Rp 11,4 triliun.
Investor asing juga mencatatkan beli bersih (net buy) yang mencapai Rp 438 miliar, menghentikan rentetan net sell selama 11 berturut-turut di pasar reguler.
Secara teknikal, IHSG menunjukkan tanda-tanda kebangkitan (reversal) seiring dengan terbentuknya pola three white soldiers. Pola tersebut terdiri dari tiga buah candle putih karena IHSG menguat secara tiga hari beruntun.
![]() |
IHSG juga terlihat mulai keluar dari tekanan jangka menengah, posisinya mulai bergerak di atas rata-rata nilainya selama lima puluh hari (moving average/MA50).
Level 6.500 berpotensi akan terlewati hari ini. Berdasarkan indikator teknikal bersifat momentum, ruang penguatannya cukup terbuka dikarenakan belum memasuki level jenuh belinya (overbought).
TIM RISET CNBC INDONESIA
(yam/tas)
https://ift.tt/2TWp52Q
March 18, 2019 at 03:42PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Siap-Siap! IHSG Berpotensi Tembus 6.500 Lagi"
Post a Comment