Search

Hari Ini Harinya Perdagangan

Jakarta, CNBC Indonesia - Pasar keuangan Indonesia ditutup variatif pada perdagangan kemarin. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis cenderung flat, tetapi nilai tukar rupiah melemah, dan harga obligasi negara terkoreksi. 

Kemarin, IHSG finis dengan penguatan 0,01%. Sementara bursa saham Asia agak mixed dengan yang menguat di antaranya adalah Kospi (0,44%), KLCI (0,22%), PSEI (0,9%), dan Straits Times (0,26%). Sedangkan yang melemah antara lain Nikkei 225 (-0,02%), Shanghai Composite (-0,05%), Hang Seng (-0,23%), Sensex (-0,44%), dan SET (-0,19%). 


Di sisi lain, rupiah mengakhiri perdagangan pasar spot dengan pelemahan 0,21% terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah memang seharian berada di zona merah, sama sekali tidak bisa menguat sepanjang hari. 
Kemudian imbal hasil (yield) obligasi pemerintah seri acuan tenor 10 tahun naik 7,6 basis poin. Kenaikan yield menandakan harga instrumen ini sedang turun karena sepinya minat atau bahkan terjadi aksi jual. 

Well, sentimen yang memayungi pasar keuangan Asia memang agak nanggung. Dari area dialog dagang AS-China di Beijing, belum ada laporan atau bocoran mengenai hasilnya. Kini perundingan sudah memasuki pembicaraan tingkat menteri. 

Sempat ada berita gembira yang membuat pasar keuangan Asia bergairah. Bloomberg memberitakan, seperti dikutip dari Reuters, Presiden AS Donald Trump mempertimbangkan untuk memperpanjang masa 'gencatan senjata' dengan China. 

Mengutip beberapa orang sumber, Trump tengah mempertimbangkan untuk memperpanjang masa tenang tersebut selama 60 hari terhitung mulai 1 Maret. Menurut mereka, Trump berusaha untuk memberi waktu untuk pembahasan yang lebih mendalam. 


Namun kabar tersebut kandas. Beijing, menurut beberapa orang sumber Reuters, tidak pernah mengusulkan perpanjangan waktu. Hu Xijin, Pemimpin Redaksi Global Times (tabloid yang dikelola Partai Komunis China) menyebut laporan Bloomberg tersebut tidak akurat. 

Investor yang agak kecewa kemudian memilih mundur teratur dan bertindak hati-hati. Hasilnya, pasar keuangan Asia bergerak dalam rentang terbatas karena minimnya sentimen kuat yang bisa mendorong lajunya. 


(BERLANJUT KE HALAMAN 2)

(aji/aji)

Let's block ads! (Why?)



http://bit.ly/2BAwmv1
February 15, 2019 at 12:54PM

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Hari Ini Harinya Perdagangan"

Post a Comment

Powered by Blogger.