
Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, dalam bincang-bincang bersama Pemimpin Redaksi media massa di restoran kawasan Menteng, Jakarta, Kamis (21/2/2019).
"Total capex kita sekitar US$ 4,5 miliar, dari situ 60%nya atau sekitar US$ 2,5 miliar (Rp 35 triliun) akan dialokasikan untuk eksplorasi," ujar Nicke.
Menurut catatan CNBC Indonesia, produksi migas Pertamina di 2018 adalah 906 ribu barel setara minyak per hari.
Cadangan migas Pertamina saat ini secara total adalah 3,9 miliar barel setara minyak. Dari jumlah ini, 1,656 miliar barel adalah minyak mentah, dan gas bumi sebanyak 13,043 triliun kaki kubik.
Letak cadangan ini, sebanyak 639 juta barel setara minyak berada di sumur migas milik Pertamina di luar negeri (16%). Kemudian cadangan migas di Sumatera adalah 651,3 juta barel setara minyak (17%), di Jawa 1,402 miliar barel setara minyak (36%), dan di Indonesia Timur sebanyak 1,213 miliar barel setara minyak (31%).
Selain itu, di 2021, nilai capex Pertamina direncanakan akan naik menjadi sekitar US$ 7 miliar. Karena sudah ada pembangunan proyek kilang yang dilakukan. Lewat pembangunan kilang ini, Pertamina ingin meningkatkan produksi BBM dalam negeri dari saat ini sekitar 1 juta barel per hari menjadi 2 juta barel per hari.
Kilang yang dimiliki Pertamina saat ini adalah kilang Dumai, kilang Plaju, Kilang Balongan, Kilang Balikpapan, Kilang Cilacap, dan Kilang Kasim.
Ada dua jenis pembangunan kilang yang dilakukan Pertamina. Pertama adalah perluasan, dan kedua adalah pembangunan baru.
Untuk kilang baru yang akan dibangun adalah kilang Tuban dengan nilai investasi sekitar US$ 5,7 miliar dan kapasitas produksi 300 ribu barel per hari. Kemudian kilang Bontang dengan nilai investasi US$ 10 miliar dan kapasitas 300 ribu barel per hari.
Saksikan video tentang strategi Pertamina dongkrak kinerja hingga 2021 di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC] (wed/gus)
https://ift.tt/2GVYigq
February 22, 2019 at 12:57AM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Pertamina Investasikan Rp 35 T Untuk Eksplorasi Migas"
Post a Comment