Search

Pekan Ini, IHSG Cuma Nangkring di Peringkat 10 Asia Pasifik

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami reli kenaikan selama tiga hari beruntun. Ternyata, secara mingguan IHSG masih mengalami koreksi sebesar 0,93%. Faktor eksternal seperti revisi pertumbuhan ekonomi China di susul Uni Eropa dominan cenderung negatif terhadap kinerja IHSG.

Berdasarkan data statistik bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dari awal tahun mengalami pertumbuhan 4,31%. Pertumbuhan tersebut menjadikan IHSG menempati posisi ke-3 di ASEAN, hanya kalah dari Vietnam dengan pertumbuhan 12,5% dan Filipina yang tumbuh 4,45%.

Di kawasan Asia Pasifik, dari 13 indeks bursa utama, IHSG hanya menempati peringkat ke-10. Jauh dari kinerja Shanghai Composite yang tumbuh 21,17%.

Ada di Peringkat 10 Asia-Pasifik, IHSG Bisa Lebih Tinggi Lagi
Melihat posisi di atas, IHSG sebenarnya berpotensi tumbuh lebih tinggi lagi mengingat fundamental ekonomi Indonesia mulai membaik. Data neraca dagang Februari yang diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS) kemarin mengalami surplus US$ 330 juta.

Data tersebut jauh lebih tinggi dari konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia yang memperkirakan neraca dagang defisit US$ 841 juta. Hal ini memberikan sentimen positif sehingga IHSG cenderung naik mendekati level 6.500.

Potensi kenaikan IHSG minggu depan juga dapat dilihat dari aliran dana-dana asing yang kembali ke pasar saham nasional. Asing mencatatkan beli bersih (net buy) sebesar Rp 438 miliar pada Jumat (15/3/2019). Net buy tersebut menghentikan rentetan net sell asing 11 hari berturut-turut di pasar reguler.

TIM RISET CNBC INDONESIA

Baca: Simak, 5 Saham Ini Paling Banyak Dilepas Asing dalam Sepekan (yam/dru)

Let's block ads! (Why?)



https://ift.tt/2FggbVM
March 16, 2019 at 07:50PM

Bagikan Berita Ini

0 Response to "Pekan Ini, IHSG Cuma Nangkring di Peringkat 10 Asia Pasifik"

Post a Comment

Powered by Blogger.