Berdasarkan data statistik bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dari awal tahun mengalami pertumbuhan 4,31%. Pertumbuhan tersebut menjadikan IHSG menempati posisi ke-3 di ASEAN, hanya kalah dari Vietnam dengan pertumbuhan 12,5% dan Filipina yang tumbuh 4,45%.
Di kawasan Asia Pasifik, dari 13 indeks bursa utama, IHSG hanya menempati peringkat ke-10. Jauh dari kinerja Shanghai Composite yang tumbuh 21,17%.
![]() |
Data tersebut jauh lebih tinggi dari konsensus pasar yang dihimpun CNBC Indonesia yang memperkirakan neraca dagang defisit US$ 841 juta. Hal ini memberikan sentimen positif sehingga IHSG cenderung naik mendekati level 6.500.
Potensi kenaikan IHSG minggu depan juga dapat dilihat dari aliran dana-dana asing yang kembali ke pasar saham nasional. Asing mencatatkan beli bersih (net buy) sebesar Rp 438 miliar pada Jumat (15/3/2019). Net buy tersebut menghentikan rentetan net sell asing 11 hari berturut-turut di pasar reguler.
TIM RISET CNBC INDONESIA
Baca: Simak, 5 Saham Ini Paling Banyak Dilepas Asing dalam Sepekan (yam/dru)
https://ift.tt/2FggbVM
March 16, 2019 at 07:50PM
Bagikan Berita Ini

0 Response to "Pekan Ini, IHSG Cuma Nangkring di Peringkat 10 Asia Pasifik"
Post a Comment